Selasa, 21 Juli 2009

Memaknai Indahnya Alam di Masa kanak-Kanak

Memaknai Indahnya Alam Di Masa Kanak-Kanak

Ahad Pagi (11-januari-2009), sekitar pukul 06.30 pagi, di Tazkia telah berdatangan adik-adik dengan kisaran usia empat hingga sepuluh tahun bersamaan dengan ibunda mereka. Kedatangan mereka ke Tazkia pada pagi hari tersebut sebagai bentuk undangan Madrasah Anak Yatim dan Dhu’afa untuk sama -sama menjalani rihlah ke Kebun Raya Bogor (KRB).

Sejak pagi adik-adik sudah menunjukkan wajah ceria dan keaktifan mereka sebelum keberangkatan mereka ke-KRB. Beruntung para pengajar terbantu dengan kehadiran Ibunda mereka yang menganjurkan mereka untuk selalu mendengarkan pengarahan yang telah diberikan oleh Kakak-Kakak pengajar.

Sesampainya di Lokasi, 30-an murid MAYD bersama kakak-kakak pengajar pun berbarengan memasuki Kebun Raya Bogor, dengan berbaris rapi dan mengumandangkan sholawat nabi. Kumandang shalawat pun menggema di KRB tersebut, tak pelak kami pun jadi pusat perhatian.Namun hal itu justru semakin menambah semangat murid MAYD untuk semakin riang dan syahdu menggemakan Shalawat nabi.

Meskipun diiringi hujan di penghujung kegiatan tersebut. Namun banyak games, pembelajaran, serta cerita yang telah disampaikan kakak-kakak sehingga menambah keceriaan adik-adik murid MAYD dan menambah pengetahuan serta motivasi tinggi untuk selalu meningkatkan kualitas belajar mengaji di MAYD. Sebelum hujan, kakak-kakak pengajar mengadakan berbagai games yang mengasah kreatifitas serta keaktifan murid yang dibingkis dengan penuh keceriaan, sehingga murid pun sangat terhibur dengan games tersebut. Menjelang dhuhur, hujan pun mulai turun, sehingga kami pun berkumpul di Mushalla KRB. Di musholla tersebut lah, perlombaan yang berkenaan dengan intelijensi dan spiritual murid diasah. Diawali dengan perlombaan hafalan surat pendek, antusias adik-adik pun muncul untuk maju dan mengahafal surat pendek yang diminta untuk memperebutkan hadiah buku serta alat tulis yang disediakan oleh MAYD. Setelah s halat asar kegiatan di mushalla pun dilanjutkan dengan perlombaan hafalan doa sehari-hari, antusias adik-adik pun tidak kendur, justru semakin semangat karena kakak-kakak meminta bacaan doa yang telah mereka hafal. Setelah perlombaan usai, agenda MAYD pun ditutup dengan cerita yang disuguhkan oleh kak santi, kaki med dan kak fitri. Dari cerita tersebut kakak-kakak mencoba mengarahkan adik-adik untuk semakin mensyukuri ni’mat Allah dan belajar dengan giat serta meneladani akhlaq para nabi yang mulia. Setelah itu maka kita pun bersama-sama kembali ke Tazkia untuk kemudian kembali ke rumah masing-masing.

Dari kegiatan tersebut, diharapkan semangat adik-adik murid MAYD semakin termotifasi untuk mengikuti pembelajaran. Dan saling meningkatkan kualitas diri untuk menjadi pribadi Sholeh yang didambakan oleh orang tua khususnya serta masyarakat umumnya. Dari sinilah peran aktif kita diharapkan untuk sama-sama mendukung putra-putri penerus generasi muslim. Terlebih dari kalangan Dhu’afa serta Yatim yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita. Sehingga InsyaAllah dengan mempermudah pendidikan serta aktualitas diri mereka, maka Allah akan mempermudah kita dalam segala hal, baik urusan duniawi maupun ukhrowi kita. Aamiin ya rabbal’alamin.


Tidak ada komentar: